PANGANDARAN – Berbicara tentang oleh-oleh khas Pangandaran, pikiran kita biasanya langsung tertuju pada ikan asin jambal roti. Namun, kreativitas pelaku UMKM di pesisir Selatan Jawa Barat ini kini membawa cita rasa mewah jambal roti ke level yang berbeda: Kerupuk Ikan Jambal.
Inovasi ini lahir dari keinginan masyarakat lokal untuk menghadirkan camilan yang lebih praktis namun tetap mempertahankan rasa ikonik "Raja Ikan Asin" tersebut. Kerupuk ikan jambal kini mulai membanjiri pusat perbelanjaan di Pantai Barat dan Pantai Timur Pangandaran, menjadi buruan utama para wisatawan.
Berbeda dengan kerupuk ikan pada umumnya, kerupuk yang satu ini memiliki karakteristik unik:
Aroma Khas: Menggunakan daging ikan jambal roti pilihan yang memberikan aroma laut yang sedap dan menggugah selera.
Tekstur Renyah: Proses penjemuran di bawah matahari pantai yang terik menghasilkan tekstur yang sangat renyah tanpa meninggalkan rasa minyak berlebih.
Rasa Gurih Alami: Rasa gurih yang dihasilkan murni dari protein ikan, tanpa bergantung sepenuhnya pada penyedap rasa buatan.
"Awalnya hanya coba-coba karena stok ikan jambal melimpah, ternyata peminatnya luar biasa. Wisatawan bilang ini cara praktis makan jambal roti tanpa harus repot menggoreng ikan aslinya," ujar salah satu perajin kerupuk di Desa Babakan.
Kelezatan kerupuk ini tentu berakar dari kualitas bahan bakunya. Proses pembuatan ikan jambal roti di Pangandaran bukanlah proses sembarangan, melainkan sebuah seni fermentasi tradisional:
Kunci utama ada pada kesegaran Ikan Manyung. Ikan yang bagus memiliki daging yang kenyal dan mata yang jernih. Di Pangandaran, ikan biasanya langsung didapat dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk menjamin kualitas terbaik.
Ikan dibuang bagian kepalanya (biasanya kepala dijual terpisah untuk menu Gulai Kepala Manyung). Isi perut dibersihkan tanpa membelah ikan terlalu lebar agar bentuknya tetap utuh, kemudian dicuci bersih dengan air mengalir hingga tidak ada darah yang tersisa.
Ini adalah tahap paling krusial. Ada dua metode utama:
Penggaraman Kering: Ikan ditumpuk dalam wadah dan ditaburi garam krosok.
Penggaraman Basah: Ikan direndam dalam larutan garam pekat.
Durasi: Ikan didiamkan selama 24 hingga 48 jam. Proses fermentasi alami inilah yang memecah protein ikan sehingga menghasilkan tekstur lembut dan aroma khas "roti".
Setelah digarami, ikan dicuci kembali untuk menghilangkan sisa garam berlebih agar rasa asinnya pas dan meresap sampai ke tulang tanpa rasa pahit.
Ikan digantung di atas rak bambu (para-para). Di bawah terik matahari Pangandaran, butuh waktu 2–4 hari. Hasil akhirnya, bagian dalam tetap agak lembap (lembut) namun bagian luar kering sempurna.
Menikmati kelezatan ikan jambal roti kini lebih mudah. Baik dalam bentuk ikan asin siap masak maupun kerupuk renyah, kuliner ini adalah pendamping nasi hangat yang tiada duanya.
Bagi Anda yang sedang merencanakan acara rombongan, gathering, atau acara kantor di Pangandaran, pastikan menu lokal berkualitas ini hadir di meja makan Anda. Pangandaran Catering siap melayani kebutuhan konsumsi Anda dengan menu-menu khas pesisir yang segar dan higienis.
Mengapa memilih kami?
Bahan baku ikan segar langsung dari nelayan.
Pilihan paket nasi kotak dan prasmanan yang fleksibel.
Rasa otentik masakan Pangandaran.
Segera pesan layanan katering terbaik untuk pengalaman wisata kuliner yang tak terlupakan di pangandarancatering.com.